10+ Cara Membuat Api Tanpa Korek Di Alam Liar

membuat api

Reaksi Tom Hanks di film Castaway setelah berhasil membuat api (sumber: http://www.couteaux-center.com/)

Setelah bencana terjadi, kita harus mampu bertahan hidup sebelum bantuan datang dan cara membuat api merupakan hal paling penting yang harus dikuasai oleh setiap orang. Dengan adanya api, kita bisa memasak air agar aman untuk diminum, bisa memasak makanan, menghindari kita dari dinginnya malam, dan mengamankan kita dari gangguan binatang buas. Dalam kondisi bertahan hidup setelah bencana, tidak selamanya korek api ada bersama kita namun kita harus membuat api. Bagaimana caranya membuat api di alam? Berikut ini saya paparkan 12 cara membuat api sebagaimana saya kutip dari website Men-IDSurvival Alam dan beberapa sumber lainnya.

Membuat Api Dgn Gesekan

Membuat api dengan geserkan merupakan cara tertua yang pernah dilakukan oleh manusia. Membuat api dengan cara ini dilakukan dengan mengesekan kayu dengan kayu atau antara batu api (chert/flintstone) dengan besi. Berikut ini membuat api dengan gesekan dari yang termudah ke yang tersulit.

1. Pump Drill

Membuat api dengan Pump Drill (Sumber: youtube.com)

Membuat api dengan Pump Drill (Sumber: youtube.com)

Pump Drill merupakan cara termudah dalam membuat api dengan cara mengesek antara kayu dengan kayu. Cara ini tidak menghabiskan banyak energi dan sekali dibuat alatnya, bisa digunakan terus selama berada di alam liar. Sebelum membuat api dengan cara ini, pastikan kayu yang dipilih adalah kayu kering. Yang diperlukan dalam membuat api dengan cara ini adalah tongkat kayu sebagai poros, alas kayu, tali, beban agar stabil dan dan daun untuk mengumpulkan serbuk kayu yang terbakar

Untuk memudahkan cara membuat api dengan cara Pump Drill ini, silahkan lihat video tutorial di bawah ini.

2. Bow Drill

membuat api dengan kayu

Membuat api dengan metode Bow Drill (Sumber: Men-ID.com)

Membuat api dengan Bow Drill adalah cara ke-dua yang termudah dilakukan. Untuk membuat Bow Drill anda harus menyiapkan beberapa bahan seperti Busur (Bow) dari kayu, tali, tongkat kayu sebagai poros, alas kayu, alat tangan dan daun.

Tongkat yang digunakan sebagai poros dan alat kayu haruslah kayu yang kering, kayunya tidak terlalu keras dan tidak terlalu empuk.

Untuk busurnya, bisa menggunakan kayu segar agar tidak mudah patah dan talinya bisa menggunakan tali sepatu atau tapi apa saja selama tali tersebut kuat.

untuk alat tangan atau socket, bisa menggunakan kayu yang dilubangi sedikit, batu yang berlubang, kulit kerang, dan lain-lain.

Untuk lebih mudah, silahkan nonton video di bawah ini;

3. Fire Plough

api dengan kayu

Membuat api dengan metode Fire Plough (Men-Id.com)

Berbeda dengan cara sebelumnya dimana kayu diputar untuk mendapatkan gesekan sehingga panas dan jadi serbuk api.

Metode Fire Plough menggunakan kayu namun dengan cara digesekan terus menerus sehingga terbentuknya serbuk api.

Dalam metode, hanya dibutuhkan tongkat kayu dan alat kayu. lebih simpel dalam menyiapkan bahan namun sedikit susah dan membutuhkan banyak energi untuk membuat serbuk api.

Berikut ini video menggunakan metode ini;

4. Bamboo Fire Saw

membuat api bambu

Membuat api dengan menggunakan bambu (Sumber: http://www.shtfpreparedness.com/why-bamboo-could-save-your-life/)

Bambu banyak sekali manfaatnya untuk bertahan hidup, selain bisa digunakan untuk membuat tempat tinggal sementara, ternyata bambu kering juga bisa digunakan untuk membuat api.

Cara membuat api menggunakan metode ini tergolong simpel namun akan menguras banyak energi anda. Metode ini hampir sampa dengan metode Fire Plough cuma beda material saja.

Hal yang dibutuhkan menggunakan metode ini adalah 2 bilah bambu dengan ukuran sekitar 30 – 50 cm, serbuk bambu dan ranting/kayu kecil untuk menahan serbuk.

Seperti pada gambar di samping, bambu di atas harus dibolongi sedikit dan bagian bolong tersebut digesekkan dengan bambu di bawahnya. Gesekan antar bambu akan menimbulkan panas dan membakar serbuk bambu.

Untuk lebih mudah silahkan lihat video di bawah ini;

5. Hand Drill

Hand Drill adalah cara tersusah menurut saya. Tangan anda bisa terluka dalam menggunakan metode ini dan serin kali kita akan gagal menggunakan metode ini. Namun tidak sedikit juga yang berhasil menggunakan metode ini asal pantang menyerah.

Silahkan lihat video di bawah ini untuk memahami cara membuat api menggunakan metode Hand Drill.

6. Batu Api dan Baja

Metode membuat api dengan batu api dan baja sebenarnya merupakan teknik yang cukup modern. Dalam ilmu geologi, batu api ini dikenal sebagai Rijang (Indonesia) atau Chert (English), namun banyak orang mengenalnya sebagai Flintstone atau batu api.

Untuk bisa menyalakan api dengan teknik ini, anda perlu menyiapkan beberapa bahan, yaitu baja, batu api, dan char cloth (arang kain yang mudah terbakar).

Berikut ini adalah video menyalakan api dengan batu api dan baja yang berhasil Men-id dapatkan dari Youtube.

Menyalakan Api Dgn Matahari

Setelah mengetahui 6 teknik menyalakan api menggunakan prinsip gesekan, berikut ini 4 teknik menyalakan api menggunakan bantuan sinar matahari.

Kalau metode bisa dilakukan kapan saja, metode matahari ya bisanya cuma ketika matahari ada terlebih ketika siang hari.

Berikut ini beberapa tekniknya.

7. Lensa

lensa untuk api

Kacamata digunakan untuk membuat api (sumber: http://www.wildernesssurvivalskills.org/)

Mungkin anda sudah familiar waktu sekolah dulu menggunakan kaca pembesar yang ada di sekolah untuk membuat api.

Namun pernah kita terpikir, ternyata lensa kacamata juga bisa digunakan untuk membuat api.

Untuk memkuat titik apinya, anda bisa menggunakan 2 kacamata sekaligus.

Gambar di samping memperlihatkan bagaimana kacamata digunakan untuk membuat api, namun pastikan serbuk kayu yang akan fokuskan sinar mataharinya benar-benar kering dan matahari-nya ada……..:)

8. Balon atau Kondom

Yup,,, terlihat konyol namun metode ini bisa dicoba. Caranya masukkan air ke dalam balon atau kondom yan bening.  Prinsip penggunaan teknik ini sama seperti metode menggunakan lensa.

 

Berikut ini video cara membuat api dengan balon di Youtube:

9. Es Berbentuk Lensa

Membuat api dari es? ah mana mungkin,, tapi ternyata oh ternyata bisa. Namun caranya dengan membentuk es seperti lensa dan memfokuskan sinar matahari pada serbuk kayu yang mudah terbakar.

 

Berikut ini adalah video menyalakan api menggunakan es di Youtube:

10. Kaleng Aluminium Minuman Bersoda

Kaleng aluminium yang harus anda gunakan adalah kaleng minuman bersoda yang bawahnya berbentuk cekung.

Untuk membuatkan mengkilat, anda bisa menggunakan pasta gigi atau coklat yang digosokkan pada bagian yang cekung.

 

Proses ini memakan waktu sekitar 30 menit – 3 jam. Setelah itu cari titik api kaleng tersebut di bawah terik matahari, dan arahkan ke bahan yang mudah terbakar.

Berikut ini adalah video membuat api dengan kaleng aluminium dari Youtube:

Api Dari Baterai dan Reaksi Kimia

Setelah mengetaui cara membuat api mengunakan teknik gesekan dan sinar matahari, berikut ada metode yang tergolong canggih karena menggunakan peralatan yang mungkin tidak kita termukan di tempat kita. Teknik membuat api ke-11 dan ke-12 ini merupakan tambahan, kalau-kalau bahannya tersedia.

11. Baterai 9v dan Steel Wool

Steel Wool atau disebut juga wire wool adalah filamen tipis yang biasa digunakan untuk menghaluskan permukaan kayu atau metal. Karena begitu tipis, steel wool sangat mudah terbakar ketika disentuhkan dengan baterai 9v.

 

Berikut ini adalah video membuat api dengan baterai 9v dan steel wool yang berhasil Men-id temukan di Youtube:

12. Reaksi Kimia

Membuat api ternyata bisa berdasarkan reaksi kimia, mengutip dari blog Survival alam, katanya dengan menggabungkan antara krista Permanganat Kalium dengan Gliserin akan menimbukan reaksi yang bisa menimbulkan api. Selain itu, campuran antara Kaporit dengan Minyak Rem juga bisa menimbulkan reaksi yang akan menghasilkan api.

Berikut ini videonya;

Semoga ke-12 cara membuat api ini menambah ilmu bertahan hidup setelah bencana alam terjadi.

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.

2 Responses

  1. author

    Kang Yuli12 months ago

  2. author
    Author

    Ibnu Rusydy12 months ago

Leave a Reply