Analisa Penyebab Sinkhole Fukuoka Jepang 2016

Pada tanggal 8 November 2016 pukul 5:15 dini hari, telah terjadi Sinkhole di Fukuoka, Jepang. Sinkhole ini terjadi di persimpangan dekat staion kereta api JR Hakata. Seperti pernah saya jelaskan di halaman Sinkhole di website ini, hampir semua sinkhole terjadi di kawasan batu Gamping (Limestone) dimana terbentuknya gua bawah permukaan.

Gua bawah permukaan yang terbentuk makin lama semakin besar karena proses pelarutan mineral kalsium karbonat yang ada pada batu gamping akibat masukkan air ke batuan tersebut.

Penyebab Utama Sinkhole

Penyebab utama sinkhole adalah karena terbentuknya gua bawah permukaan yang semakin lama semakin membesar di batu Gamping. Batu gamping mengandung mineral Kalsium Karbonat (Ca CO3) sangat mudah bereaksi dengan hidrogen atau air (H2O).

Ketika air hujan atau air tanah bertemu dengan batu gamping, mineral CaCO3 akan larut sehingga Gua tersebut makin lama makin besar. Ilustrasi gambar di bawah ini bisa memudahkan pembaca untuk memahami fenomena alam sinkhole.

penyebab sinkhole

Ilustrasi bagaimana sinkhole terjadi dan sebelumnya diawali dengan terbentuknya gua (Sumber: http://www.bgs.ac.uk/research/engineeringGeology/shallowGeohazardsAndRisks/sinkholes/home.html)

Ketika sebuah sinkhole terjadi di sebuah kota yang duduk di atas batu gamping dan hampir seluruh kota sudah ditutupi oleh aspal dan betol sehingga tidak dimungkinkan masuk air, bagaimana gua bawah permukaan makin besar? dari mana sumber air ya?

Sinkhole Jepang 2016

Sinkhole di Jepang

Lokasi terjadinya sinkhole di simpang jalan dekat station kereta api Hakata (Sumber: Kyodo News via AP)

lokasi sinkhole jepang

Lokasi sinkhole jepang di Fukuoka (http://www.dailymail.co.uk/)

 

Sinkhole Fukuoka terjadi di pusat kota dan menyebabkan amblesnya badan jalan di kota tersebut.

Apabila melihat ilustrasi gambar di atas, dimana air hujan masuk ke dalam batu gamping sehingga menyebabkan larutnya batu gamping sehingga gua bawah permukaan makin besar.

Untuk kasus kota di Fukuoka, air hujan rasanya tidak mungkin masuk ke dalam tanah karena hampir semua lapisan permukaan sudah tertutup aspal dan beton.

Menurut professor Satoru Shimobe dari Nihon University, saluran pipa pembuangan yang dibangun pada tahun 1970-an sudah mulai banyak yang rusak.

Air yang bocor dari pipa pembuangan tersebut masuk ke dalam tanah dan mencapai batuan dasar Gamping sehingga makin pembesar gua bawah permukaan.

Semoga artikel sederhana tentang Sinkhole Jepang ini bermanfaat dan menambah wawasan bencana kita.

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.