Gempa Bumi Darat Pakistan (24 September 2013)

Model sumber gempaGempa bumi darat Pakistan yang terjadi pada tanggal 24 September 2013 kemaren memiliki skala 7,7 Mw (magnitudo moment). Gempa bumi yang terjadi di perdalaman Pakistan tersebut, oleh USGS dicatat terjadi di episenter 26.971° Lintang Utara dan 65.520° Bujur Timur dengan kedalaman sumber gempa sekitar 15 Km dan terjadi pukul 16:29:47 waktu setempat atau pukul 18:29:47 wib. Gempa bumi darat Pakistan ini telah memakan korban ratusan orang dan merusak puluhan rumah dan bangunan publik. Kejadian gempa bumi darat sering kali memiliki efek merusak yang sangat kuat karena sumbernya dekat dengan permukaan tanah, sama seperti gempa bumi Aceh Tengah dan gempa bumi Mane-Geumpang (Pidie) yang terjadi di Provinsi Aceh serta gempa bumi Yogyakarta. Kita semua paham bahwa negara kita merupakan negara yang kaya akan gempa bumi karena tatatan tektoniknya yang komplek. Namun bagaimana dengan negara-negara lain seperti Pakistan, bagaimana gempa bumi darat Pakistan ini bisa terjadi?

tatanan tektonik pakistan

Tatanan Tektonik Pakistan dan Sekitarnya.

CMT gempa pakistan

Moment Tensor Gempa Pakistan (228°, 46°, 6°) Sumber: USGS

Tatanan Tektonik Pakistan

Secara tatanan Tektonik (tectonic setting), kawasan Pakistan termasuk dalam kategori tatanan tektonik yang komplek. Menurut USGS, di kawasan Pakistan Selatan dan Tengah Pakistan, terjadi pertemuan secara berpas-pasan (transform) antara lempeng India yang bergerak ke utara dengan lempeng Eurasia yang berada di bagian Timur dan lempeng Arabia bersubduksi (menunjam) ke bawah lempeng Eurasia di kawasan Makram (Pakistan Barat). Kondisi yang komplek ini membentuk patahan Chaman yang bergerak secara mengeser-kiri. Sumber gempa bumi darat Pakistan kali terjadi di zona transisi antara lempeng Arabia yang bergerak ke utara yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia seperti gambar di atas.

Nah…kalau di Pakistan ada patahan Chaman, di Sumatra kita ada patahan Sumatra, selengkapnya bisa di link ini http://www.ibnurusydy.com/potensi-gempa-di-patahan-sumatra/

gempa bumi pakistan

Peta Isoseismal dan Model Sesar yang menjadi sumber gempa (Sumber: USGS)

Menurut USGS, sumber gempa bumi darat Pakistan terjadi pada bidang sesar dengan arah jurus (strike) 228° dari utara dengan kemiringan bidang sesar 46° dan kemiringan bidang slip 6°. Karena bidang Slip-nya 6° dan bukan 0° maka bidang gempa tersebut tidak murni geser kiri melain sedikit miring sekitar 6° atau oblique-strike-slip. Gambar moment tensor sumber gempa dapat dilihat pada gambar di atas. Model sumber gempa dapat dilihat pada gambar di samping ini.

Deformasi Setelah Gempa?

Setelah gempa bumi darat pakistan ini terjadi, ada hal unik yang terjadi berupa munculnya pulau baru di bagian selatan pakistan. Deformasi setelah gempa bumi biasa berupa perubahan permukaan berupa naik, turun atau pergeseran setelah gempa terjadi. Deformasi secara tektonik ini biasanya dalam skala yang sangat kecil. Kalau melihat deformasi setelah gempa bumi Aceh 2004, maka deformasi permukaan baik naik atau turun kurang dari 2 meter. Apa yang terjadi di Pakistan adalah perubahan berupa naiknya dasar laut beberapa meter sehingga membentuk pulau baru. Menurut ahli geologi angkatan laut Pakistan Mohammed Danish, pulau tersebut naik setinggi 18 meter dengan panjang pulau 30 meter dan lebar 76 meter.

Kemunculan pulau ini rasanya tidak karena deformasi lempeng setelah gempa bumi, melainkan karena dorongan gas bawah tanah. Gas bawah tanah yang awalnya terjebak, namun gempa bumi 7,7 Mw tersebut telah membuat rekahan sehingga gas tersebut bocor dan naik ke atas. Belum sampai ke atas, gas tersebut bisa jadi bertemu dengan lapisan impermeable (kedap) sehingga gas tersebut mendorong lapisan tersebut dan lapisan di atas sampai muncul ke atas permukaan. Pengaruh gas ini masih dugaan awal, untuk lebih detailnya perlu dilakukan survey geofisika bawah permukaan.

Penjelasan di atas merupakan dugaan pertama, dugaan kedua pulau ini terbentuk karena fenomena mud volcano, kejadian berawal dengan adanya gas dan lumpur yang terperangkap di bawah permukaan. Lapisan atas yang menjadi penutup gas dan lumpur ini berupa batuan sempihan. Akibat gempa bumi yang berkuatan 7,7 tersebut, lapisan batuan penutup ini retak dan akhirnya gas dan lumpur yang terjebak tadi keluar ke atas permukaan dan membawa serta lapisan penutup tadi.

Pulau yang muncul secara cepat ini biasanya lama-lama akan mengempes sendiri atau lama-lama akan turun apabila gas di bawahnya telah bocor semua dengan asumsi kejadiannya seperti penjelasan pertama, apabila kejadiannya seperti penjelasan ke-dua maka akan lain lagi. Semoga gempa darat pakistan memberikan pemahaman dan ilmu bencana alam bagi kita semua.

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.