Gempa Bumi Dini Hari di Simeulue (11 Jan 2012)

Tadi pagi pukul 01:37 wib kita dibangunkan oleh gempa bumi Simeulue yang menurut USGS (U.S. geological survey) berkekuatan 7.3 Mw (moment magnitude) berada di kedalaman 29.1 km dan berada di 2.396° LU, 93.175° BT, namun menurut GEOFON (Jerman) berkekuatan 7.1 Mw di kedalaman 10 km, CEN (China) berkekuatan 7.2 Mw di kedalaman 20 km dan menurut BKMG berkekuatan 7.6 SR di kedalaman 10 Km dengan epicentrum 2.32 LU 92.82 BT, Untuk skala dan epicentrum yang berbeda ini rasanya tidak perlu diperdebatkan karena untuk epicentrum sendiri didapat berdasarkan triangulasi minimal 3 station pengamatan gempa bumi, untuk bisa dilakukan triangulasi diperlukan jarak masing2 station pengamatan gempa bumi ke titik gempa. Dari perbedaan waktu penjalaran Gelombang Badan Primer dan Sekunder di masing-masing stasiun pengamatan akan didapatlah jarak titik gempanya sehingga sangat dimungkinkan terjadinya perbedaan epicentrum walaupun bedanya gak jauh2 amat.

gempa bumi simeulue

Gambar 1. Episentrum Gempa bumi (sumber USGS)

Gempa bumi semalam sedikit berbeda dengan gempa-gempa sebelumnya karena epicentrumnya tidak berada di zona tunjaman (subduksi) lempeng Indo-Australia (India & Australia plate) dengan lempeng Eurasia melainkan terjadi di dalam lempeng Indo-Australia dan berada sekitar 100 km sebelah Barat Daya daripada zona subduksi. Pada gambar 1 dapat dilihat epicentrum gempa yang ditandai dengan tanda bintang berwarna orange dan garis zona subduksi ditunjukkan oleh garis berwarna ungu.

Meningat gempa bumi ini tidak terjadi di zona tunjaman (subduksi) maka bisa diduga penyebab terjadi karena strike-slip faulting (sesar geser) di lempeng Indo-Australia, atau mungkin juga dikarenakan strike-slip faulting antara lempeng Australia dengan lempeng India sebagaimana terlihat pada Gambar 2. Perbatasan antara lempeng India dengan lempeng Australia ini belum begitu banyak dibahas dan banyak orang menganggapnya sebagai satu kesatuan lempeng yang bernama Lempeng Indo-Australia. Selain itu, pakar gempa bumi Danny Hilman menyebutkan bahwa penyebab gempa bumi dini hari Simeulue tersebut karena pengaruh sesar geser di IFZ (investigation fracture zone). IFZ ini sudah tidak aktif lagi, namun setelah gempa Sumatra Andaman 26 Desember 2004, IFZ dire-aktifkan kembali.

lempeng bumi

Gambar 2.Lempeng Bumi (sumber: www.uwgb.edu)

Semoga gempa bumi Simeulue yang terjadi pada dini hari ini jadi pengingat bagi kita semua bahwa bencana bisa datang kapan saja. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca setia Blog Melek Bencana.

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.

2 Responses

  1. author

    nawi68@rocketmail.com5 years ago

  2. author
    Author

    Ibnu Rusydy4 years ago