Kebakaran Hotel di Singapura, 350 Tamu Dievakuasi

Pada hari Selasa tanggal 15 Maret 2016, telah terjadi kebakaran di Hotel Mandarin Orchard Singapora yang menyebabkan 1 orang luka-luka dan 350 tamu lainnya harus dievakuasi. Sebagaimana diberitakan oleh ChannelNewsAsia.com, kejadian kebakaran terjadi pada pukul 11:40 malam dan pihak Singapore Civil Defence Force (SCDF) sudah mengirimkan dua buah mobil pemadam kebakaran dan dua buah ambulan ke lokasi kejadian.

kebakaran hotel singapura

Mobil Pemadam Kebakaran yang ikut dalam membantu (sumber foto: http://www.channelnewsasia.com)

Seorang laki-laki yang berumur 69 tahun mengalami luka di lengan kirinya dan sedikit luka di bagian kepala. Staf SCDF mengatakan bahwa laki-laki yang terluka tersebut sudah dibawa ke SIngapore General Hospital. Terdapat 4 orang lagi yang juga mendapatkan perawatan pihak medis namun tidak sampai dibawa ke rumah sakit.

Artikel Terkait:

Seorang saksi mata  Hebby Deng,mengatakan bahwa semua tamu hotel dievakuasi ke SCAPE terdekat. kebakaran terjadi ruang dapur yang terdapat di lantai 6 hotel tersebut. Untuk memadamkan api, pihak SCDF menggunakan 2 waterjets dan api berhasil dipadamkan dalam waktu 30 menit, kata staf SCDF.

Penyebab Kebakaran Hotel

Sampai berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi, Channel News Asia mengatakan melaporkan bawah pihak hotel mengatakan bahwa kebakaran terjadi di ruang dapur yang terpisah dengan bangunan tower hotel. Pihak hotel langsung merespon kejadian tersebut dan memberikan peringatan kepada pada tamu hotel.

Para tamu hotel diizinkan kembali ke kamar hotel masing-masing pada pukul 1:20 dini hari setelah pihak berwajib menyatakan bahwa kebakaran sudah tertangani dengan sempurna.

Selain kebakaran yang melanda Hotel Mandarin Orchard, pada hari senin sebelumnya, terjadi juga kebakaran di Tang Plaza dimana hotel Marriott berada. Akibat kebakaran tersebut, sekitar 100 orang harus dievakuasi ke tempat yang aman. Pada kebakaran Tang Plaza, tidak ada orang yang menjadi korban kebakaran tersebut.

 

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.