Lessons learned dari Tsunami Haiti 2010

pinggir pantai pemicu tsunami (texas univ-matt hornbach)Pada tanggal 12 Januari 2010, Haiti dilanda gempa dengan kekuatan 7 Mw (magnitudo momen) dengan kedalaman 10 Km. Gempa Haiti 2010 tersebut menyebabkan tsunami Haiti setinggi 3 meter dan membunuh lebih 200.000 rakyat Haiti, 1,3 juta orang harus mengungsi, dan merusak ribuan rumah. Tsunami yang terjadi di Haiti sangat berbeda dengan tsunami Aceh 2004 dan tsunami Jepang 2011. Apabila tsunami 2004 dan 2011 penyebabnya adalah karena sesar naik yang menjadi sumber gempa sehingga menganggu air laut. Apa yang terjadi di Haiti 2010 adalah gempa akibat sesar geser yang konon tidak bisa memicu tsunami tapi di luar dugaan terjadi tsunami. Apa penyebabnya dan pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Tatanan Tektonik Haiti dan Sumber Gempa

Secara tatanan tektonik (tectonic setting), Haiti berada pada kawasan dekat dengan pertemuan lempeng Karibian dengan lempeng Amerika Utara. Haiti sendiri duduk di atas lempeng Karibian yang bergerak ke timur dengan kecepatan 20 mm/tahun. Pada zona pertemuan lempeng tersebut terdapat banyak sesar-sesar geser kiri. Gerakan lempeng Karibian ke arah timur ini menyebabkan pulau Hispaniola tempat negara Haiti dan Republik Dominika berada memiliki 2 sesar utama yaitu Zona Sesar Septentrional yang berada di bagian utara Haiti dan Republik Dominika dan Zona Sesar Enriquillo-Plantai Garden yang berada di Selatan Haiti. Kedua-dua sesar tersebut menyebabkan Haiti sering dilanda gempa besar seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Tatanan Tektonik Haiti (Sumber: E. CALAIS; USGS)

Tatanan Tektonik Haiti (Sumber: E. CALAIS; USGS)

Menurut USGS, gempa bumi Haiti 12 Januari 2010 tersebut terjadi di Sesar Enriquillo-Plantai Garden yang bergerak secara geser-kiri dengan kecepatan pergerakan sekitar 7 mm/tahun atau setengah dari kecepatan pergerakan lempeng Karibian terhadap lempeng Amerika Utara. Sumber gempa yang terjadi di sesar geser dan di darat tentu tidak akan menyebabkan tsunami, namun tsunami melanda haiti.

Longsor Juga Bisa Memicu Tsunami

Tsunami terjadi karena adanya gangguan di dasar laut. Selain oleh gempa bumi, ternyata tsunami juga bisa dipicu oleh letusan gunung api (Krakatau 1883), jatuhnya meteor ke laut dan terjadinya longsor di bawah laut. Apabila selama ini kita sering melihat tsunami terjadi akibat rekahan bawah laut yang menjadi sumber gempa, ternyata gempa tsunami Haiti 2010 disebabkan oleh terjadinya longsor bawah laut sekitar laut Haiti. Roger Bilham, seorang Seismologi di Universitas Colorado mengatakan bahwa longsor-longsor bawah laut telah memicu gangguan air yang menyebabk tsunami di Haiti.

Gambaran longsor bawah laut menyebabkan tsunami (Sumber: scienenote.ucsc.edu)

Gambaran longsor bawah laut menyebabkan tsunami (Sumber: scienenote.ucsc.edu)

Pada tulisan mengenal tanah longsor, pernah disebutkan bahwa salah satu faktor penyebab tanah longsor adalah getaran atau gempa bumi. Apabila tanah longsor tersebut terjadi di darat maka kawasan yang berdampak cuma sebatas kawasan longsor tersebut namun apabila longsor tersebut terjadi di bawah laut atau di bawah danau maka akan menyebabkan tsunami.

Longsor bawah laut yang menjadi penyebab tsunami Haiti 2010 tentu meninggalkan tanda tanya besar, apakah kondisi bawah laut Haiti terlalu curam atau kondisi endapan/sedimen bawah laut Haiti yang terlalu labil dan longgar.

Longsor Pinggir Pantai

tsunami haiti 2010

Kondisi pantai dekat kawasan longsoran dan peta batimetri (Sumber: Matt Hornbach)

Matt Hornbach dari University of Texas melakukan pengukuran batimetri kawasan laut terdampak tsunami. Hasil pengukuran dia dapat dilihat pada gambar di samping. Pada gambar terlihat 2 buat foto udara yang menunjukkan foto udara kawasan sumber tsunami tahun 2005 dan perubahannya pinggir pantainya setelah gempa 2010. Gambar berwarna menunjukkan peta bathimetri dasar laut kawasan tersebut.

Pada peta bathimetri dimana kedalaman laut ditunjukkan oleh skala warna dimana warna biru adalah kedalaman 150 – 200 meter. Longsoran terjadi mulai dari bibir pantai sampai beberapa 100 meter ke arah laut dan masa/material yang longsor menganggu air laut sehingga menyebabkan tsunami lokal.

Kondisi bathimetri di sekitar kawasan tersebut tidaklah terlalu curam sehingga besar dugaan kalau tsunam tersebut terjadi karena endapan sedimen yang berada kawasan terlalu terlalu longgar dan terendapkan dalam waktu yang singkat. Yang menjadi pertanyaan darimana sumber sedimen yang terendapkan dalam waktu singkat tersebut?

Dugaan awal, penebangan pohon yang terjadi di sekitar daratan Haiti telah menyebabkan erosi tanah yang luar biasa. Hasil erosi dalam jumlah banyak ini terbawa ke aliran sungai yang akhir dibawa dan diendapkan di laut. Karena terbawa dalam jumlah besar dan waktu singkat sehingga lapisan sedimen yang terendapkan di laut tersebut tidak terpadatkan dengan baik dan bersifat longgar dan ketika gempa terjadi sangat mudah untuk jatuh dan longsor.

Kejadian Tsunami di Haiti haruslah menjadi pelajaran buat kita bersama karena tidak selamanya gempa di darat tidak menyebabkan tsunami. Penebangan liar atau illegal logging ternyata bisa menyebabkan tergeruskan tanah di darat yang akhirnya terbawa melalui aliran sungai dan terendapkan di laut dalam waktu singkat dan dapat menyebabkan longsor bawah laut apabila ada gempa bumi atau getaran.

Semoga artikel tentang Penyebab Tsunami Haiti 2010 ini menambah ilmu bencana alam bagi anda.

Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.

One Response

  1. author
    Author

    Ibnu Rusydy4 years ago

Leave a Reply