Tsunami Aceh Murni Kejadian Alam

55 Flares Twitter 18 Facebook 32 Google+ 4 LinkedIn 0 Pin It Share 0 Email -- Reddit 0 StumbleUpon 1 55 Flares ×

kuburan masalGempa dan tsunami Aceh 2004 masih menyisakan duka dan nestapa bagi rakyat Aceh. Hari ini (26 Desember 2012), sudah sewindu kejadian tersebut berlalu. Berbagai informasi dan prasangka masih saja muncul di tengah masyarakat kita tentang penyebab tsunami Aceh. Pada tulisan sebelumnya saya sudah membahas tentang pada tulisan tentang Penyebab Tsunami Aceh 2004.

Sejak tahun 2005, banyak sekali isu-isu yang beredar di tengah masyarakat Indonesia tentang penyebab tsunami Aceh 2004. Dalam isu tersebut dikatakan bahwa tsunami Aceh 2004 yang sangat dahsyat tersebut disebabkan oleh uji coba Bom Nuklir oleh pihah US Army. Dalam tulisan ini, saya akan memaparkan beberapa pertimbangan dari sisi ilmiah yang akan menjawab apakah tsunami Aceh 2004 karena ulah mereka atau murni kejadian bencana alam.

Berikut ini beberapa hal yang harus menjadi pertimbangan kita bersama dalam menilai penyebab tsunami Aceh 2004:

Bukan Tsunami Aceh Pertama

Tsunami Aceh tahun 2004 bukanlah tsunami pertama kali menerjang Aceh. Apabila tsunami Aceh 2004 adalah yang pertama terjadi di Aceh sejak 1000 tahun yang lalu maka kita semua wajib curiga kepada pihak yang telah memicu timbulnya tsunami aceh 2004. Namun apa yang terjadi, tsunami aceh 2004 bukanlah tsunami aceh pertama, melainkan tsunami aceh yang ke sekian kali. Sebelumnya ada tsunami aceh pernah terjadi tahun 1861 dan tahun 1907. Untuk info lebih lanjut bisa baca tulisan saya tentang tsunami Purba di Simeulu.

Gelombang Gempa Bumi

Antara gelombang gempa bumi dengan gelombang gempa akibat Bom Atom terdapat perbedaan dalam bentuk gelombangnya. Pada gempa bumi dan tsunami aceh 2004, semua seismometer di seluruh dunia merekam gelombang gelombang gempa bumi (Gelombang P kompresi dan dilatasi) dan bukan gelombang bom atom (Gelombang P kompresi). Gelombang bom atom sumbernya berupa titik tapi gelombang gempa bumi sumbernya berupa bidang patahan/sesar/rekahan. Untuk mengenalnya lebih lanjut bisa baca tulisan saya tentang Belajar Gempa dari Youtube. Pada tulisan saya tersebut ada video yang bisa menjelaskan bagaimana gelombang gempa bumi menjalar sehingga seismologi bisa membuat Mekanisme Fokal sehingga bisa diperkirakan geometri rekahan/sesar/patahannya.

Panjang Rekahan Kerak Bumi

Gempa bumi Aceh 2004 menyebabkan rekahan sepanjang lebih kurang 1600 Km yang menjadi sumber tsunami aceh, hal ini dapat dilihat dengan adanya pulau yang naik dan turun di sepanjang zona rekahan atau rupture. Apabila rekahan ini disebabkan oleh Bom Atom, apa mungkin pihak US Army menjejerkan bom atom dengan interval 1-10 Km sepanjang 1600 Km. Iseng kali kalau ini mereka melakukan ini. Apabila rupture yang terjadi pada gempa dan tsunami 2004 cuma 100 Km, mungkin kita bisa curiga ke mereka tapi ini terlalu panjang.

Tidak Ada Radiasi Nuklir

Apabila bom nuklis digunakan untuk membuat tsunami di samudra Hindia sana, pasti saat ini masih ada radiasi nuklis yang tersisa dari hasi bom tersebut. Saya yakin radiasi nuklis ini sudah terdeteksi oleh berbagai ilmuan yang meneliti gempa bumi dan tsunami. Kalaulah peneliti dari US mencoba menutupinya pasti penelitian dari China, Rusia dan beberapa negara lain akan membongkarnya. Tapi yang kita lihat sekarang, belum ada satupun peneliti yang mendeteksi radiasi nuklis (CMIIW). Hal yang lain yang menarik untuk di bahas adalah ada beberapa orang mempertanyakan kenapa mayat tsunami warnanya hitam, pasti ini karena nuklir??? menurut saya, beberapa mayat tsunami warnanya hitam lebih dikarenakan lumpur yang sudah terendapkan sekian lama di samudra Hindia sana kemudian diangkat/diaduk kembali oleh gelombang tsunami aceh sehingga gelombang tsunami warnanya sangat hitam dan wajar korban tsunami aceh berwarna hitam. Warna hitam gelombang tsunami aceh bukan hanya tahun 2004, tsunami Aceh tahun 1907 juga berwarna hitam. Apabila kawan-kawan semalam (25 Desember 2012 pukul 20:00 wib) ada yang nonton film dokumenter “Nyanyian 1907″ di Sultan II Selim Banda Aceh yang digagas oleh KAVAN (Komonitas Audio Visual Aneuk Nanggroe), tentu sudah faham bagaimana Nenek Rukiah yang saat ini sudah berumur 112 menceritakan tsunami Aceh tahun 1907.

Kawasan Tektonik Aktif

Secara tatanan tektonik, kita memang berada pada jalur tektonik aktif dimana lempeng Indo-Australia yang bergerak dengan kecepatan 5 Cm/tahun menumjam di bawah lempeng Eurasia tempat kita duduk. Apabila kita tinggal di zona tidak aktif dan tiba-tiba ada tsunami maka kita harus curiga tentang penyebab tsunami. Tapi sekarang ini kondisinya kita tinggal di kawasan aktif dan dari sejarah, gempa bumi dan tsunami pernah terjadi berkali-kali pada zaman dahulu kala.

Semoga beberapa hal yang saya sampaikan di atas bisa menjadi pertimbangan kita, apakah tsunami Aceh murni kejadian alam atau ulah suatu negara. Semoga kita semua bisa melihat mana yang nyata dan mana yang cuma isu belaka pada kejadian tsunami aceh 2004.

Hanya Allah SWT yang tahu kebenaran di balik tsunami Aceh 2004.

Wassalam,

Ibnu Rusydy

Tidak ingin ketinggalan informasi bencana alam? Setiap ada artikel baru, langsung dikirim ke email, Daftarkan E-mail anda sekarang juga disini, GRATIS....!!!

Setelah mendaftar, silahkan cek Inbox email anda dan klik link yang kami kirim untuk konfirmasi

Delivered by FeedBurner

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta dan pelajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658).

2 Responses

  1. author

    herliaone2 years ago

  2. author

    cut intan1 year ago