Pada tulisan ini, saya tidak ingin menjelaskan penyebab terjadinya banjir bandang dan banjir genangan namun lebih menitik beratkan pada bagaimana kita melihat tanda-tanda alam dan tanda-tanda suatu kawasan rawan terhadap bahaya tanah longsor. Mudah-mudahan dengan mengenal tanda-tanda tersebut kita semua bisa terhindar dari bencana tanah longsor yang dalam musim penghujan ini sering sekali terjadi. Tanda suatu kawasan yang rawan terhadap bahaya tanah longsor antara lain:
1. Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat; kawasan perbukitan dan lereng-lereng yang terjal merupakan tanda kawasan rawan longsor pertama. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya penebangan pohon secara tidak beraturan dan pemotongan lereng yang sangat terjal untuk kepentingan pembangunan jalan.
2. Lapisan tanah tebal di atas lereng; negara kita yang beriklim tropis dengan curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan batuan pembentuk bukit menjadi terlapukkan. Tingginya tingkat perlapukan batu yang akhirnya menjadi tanah ini ditunjukkan dengan tebalnya lapisan tanah pembentuk lereng. Lapisan tanah yang tebal ini apabila di bawahnya terdapat lapisan batu yang kedap air menyebabkan tanah lapisan batu yang kedap air tadi menjadi bidang gelincir yang memungkinkan terjadinya longsor. Lapisan tanah yang tebal di atas lereng ini menjadi tanda kawasan rawan tanah longsor dan masyarakat harus jeli melihatnya.
3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik; Buruknya sistem drainase di bawah lereng dan tata guna lahan yang buruk juga menjadi tanda-tanda suatu kawasan yang mengalami tanah longsor. Sistem tata air yang buruk ini menyebabkan air hujan yang masuk ke dalam lereng ketika hujan turun mengendap disana sehingga menambah beban lereng dan terakhir terjadilah tanah longsor.
4. Lereng terbuka atau gundul; Lereng yang yang tidak ditumbuhi perpohonan dan tidak ditutup dengan lapisan penutup menyebabkan air hujan langsung masuk ke dalam lereng. Kasus nomor 4 sama dengan kasus nomor 3 di atas.
5. Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing; Kawasan yang sudah retak berbentuk tapak kuda di atas tebing mengindikasi bahwa tebing tersebut sudah mulai bergerak. Keadaan ini akan diperparah apabila turunnya hujan dalam waktu yang lama.
6. Banyaknya mata air/rembesan air; Rembesan air yang banyak di lereng sebuah tebing menunjukkan tebing tersebut sudah sangat jenuh air atau sudah terpenuhi oleh air. Banyaknya air dalam lereng seperti yang dijelaskan pada nomor 3 bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor.
7. Adanya aliran sungai di dasar lereng; Kejadian ini hampir sama dengan kejadi nomor 6 namun pada nomor 7 ini tingkat kejenuhan airnya sudah sangat parah sampai-sampai membentuk aliran sungat di bawah lereng.
8. Pembebanan yang berlebihan pada lereng; Pembangunan rumah dan bangunan lain di atas lereng bisa menambah beban terhadap lereng. Ketika sebuah lereng awalnya stabil namun karena beban di atasnya terlalu besar maka lama-kelamaan lereng tersebut akan tidak stabil lagi dan lambat laun bisa menyebabkan bencana longsor.
9. Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan; Hampir sebagian besar kejadian longsor yang terjadi di negara kita adalah longsoran yang diakibatkan pemotongan lereng yang terjal untuk kepentingan pembangunan jalan. Hampir setiap musim penghujan bisa dipastikan akan ada lereng-lereng di sepanjang jalan perbukitan akan longsor.
Mudah-mudahan ke-9 tanda kawasan rawan longsor ini bisa menambah pengetahuan kita akan bencana tanah longsor. Kenali tanda-tandanya dan selalu siaga dan Melek Bencana…….!!!
Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…
Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…
Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…
Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…
Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…
Leave a Comment