Gunung Api Tangkuban Perahu merupakan sebuah gunung api aktif yang terdapat di Jawa Barat yang terkenal dengan dongengan Sangkuriang. Gunung Api Tangkuban Perahun merupakan gunung api aktif tipe A atau setelah tahun 1600 pernah meletus. Secara geologi, gunung api Tangkuban Perahu tersusun atas batuan vulkanik jenis Andesit Basaltis hingga Andesit. Data geologi juga mencatat bahwa erupsi besar yang menghasilkan jatuhan piroklastik dan lava tidak tercatat dalam massa sejarah Gunung Api Tangkuban Perahu.
Namun berdasarkan pentarihkan karbon, Letusan terbesar Gunung api Tangkuban Perahu yang menghasilkan lapisan abu dengan sebaran cukup jauh terjadi pada kisaran umur 17.000 – 8. 700 tahun yang lalu (BP) dan merupakan erupsi magmatik termuda diketahui. Erupsi Freatik Gunung api Tangkuban Perahu yang endapannya tersingkap di daerah puncak lebih muda dari 8.700 (RD. Hadisantono, dkk, 2005).
Dalam sejarah yang tercatat oleh manusia Gunung api Tangkuban Perahu pernah meletus beberapa kali. Berikut ini ini sejarah letusan Gunung api Tangkuban Perahu yang saya kutip dari RD. Hadisantono, dkk:
Kawasan rawan bencana gunung api Tangkuban Perahu dibagi kepada 3 zona rawan bencana. Kawasan Rawan Bencana Gunung api Tangkuban Perahu ini dibuat oleh Badan Geologi untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya menyelamatkan diri dari bahaya letusan Gunung api Tangkuban Perahu. Untuk pemerintah daerah, peta Kawasan Rawan Bencana Gunung api Tangkuban Perahu ini bisa digunakan sebagai acuan dalam menyusun rencana pembangunan di masa yang akan datang.
Kawasan Rawan Bencana Gunung Api Tangkuban Perahu (Sumber: Badan Geologi)
Gambar di atas merupakan peta kawasan rawan bencana alam gunung api Tangkuban Perahu yang dibuat oleh Badan Geologi. Beriut ini pembagian zona Kawasan rawan bencana gunung api Tangkuban Perahu:
CCTV Kawah Ratu – Gunung Api Tangkuban Perahu
Semoga dengan mengetahui Kawasan Rawan Bencana Gunung Api Tangkuban Perahu ini, masyarakat sekitar gunung api tersebut bisa terhindar dari bahaya langsung (primer) dan bahaya tidak langsung (sekunder) Gunung Api Tangkuban Perahu.
Salam Siaga dari Aceh,
Ibnu Rusydy
Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…
Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…
Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…
Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…
Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…
Leave a Comment