Selama bulan November 2013, beberapa kawasan di Jakarta tercatat memiliki potensi bencana alam banjir menengah dan rendah serta tidak ada satupun kawasan yang memiliki potensi banjir tinggi. Kawasan yang memiliki potensi bencana alam banjir Menengah antara lain Jakarta Selatan di Kecamatan Jagakarsa dan Jakarta Timur Kecamatan Ciracas. Kawasan dengan potensi bencana alam banjir rendah terjadi di Jakarta Barat (Kecamatan Cengkareng, Grogol Pertamburan, Kali Deres, Kebon Jeruk, Kembangan dan Taman Sari), Jakarta Pusat (Kecamatan Cempaka Putih, Gambir, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen, dan Tanah Abang), Jakarta Selatan (Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapata, Pancoran, Pasar Minggu, Pasanggrahan, dan Tebet), Jakarta Timur (Kecamatan Cakung, Cipayung, Ciracas, Jati Negara, Kramat Jati, Makasar, Matraman, Pulo Gadung), dan Jakarta Utara (Kecamatan Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan dan Tanjung Priok).
Peta Potensi Banjir Jakarta Bulan November 2013 (Sumber: BMKG)
Pada bulan Desember 2013, hampir semua kawasan di Jakarta yang berpotensi bencana alam banjir masuk dalam kategori Menengah. Tidak ada satupun kawasan yang berpotensi banjir Tinggi dan Rendah. Kawasan memiliki potensi bencana alam banjir tingkat menengah antara lain; Jakarta Barat (Kecamatan Cengkareng, Grogol Petamburan, Kali Deres, Kebon Jeruk, Kembangan, dan Taman Sari). Jakarta Pusat (Kecamatan Cempaka Putih, Gambir, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen dan Tanah Abang). Jakarta Selatan (Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan dan Tebet). Jakarta Timur (Kecamatan Cakung, Cipayung, Ciracas, Jatinegara, Kramat Jati, Makassar, Matraman dan Pulo Gadung). Jakarta Utara (Kecamatan Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan dan Tanjung Priok).
Peta Potensi Banjir Jakarta Bulan Desember 2013 (Sumber: BMKG)
Dugaan potensi bencana alam banjir Jakarta bulan Januari 2014 sama dengan kawasan bulan Desember 2013. Semua kawasan berpotensi banjir tingkat menengah dan tidak ada yang tingkat tinggi dan rendah. Kawasan yang berpontesi antara lain; Jakarta Pusat (Kecamatan Cempaka Putih, Gambir, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen dan Tanah Abang). Jakarta Barat (Kecamatan Cengkareng, Grogol Petamburan, Kali Deres, Kebon Jeruk, Kembangan, dan Taman Sari). Jakarta Selatan (Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, pancoran, Pasar Minggu, Pesanggrahan dan Tebet). Jakarta Timur (Kecamatan Cakung, Cipayung, Ciracas, Jatinegara, Kramat Jati, Makassar, Matraman dan Pulo Gadung). Jakarta Utara (Kecamatan Cilincing, Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan dan Tanjung Priok).
Peta Potensi Banjir Jakarta Bulan Januari 2014 (Sumber: BMKG)
Semoga dengan adanya peta rawan Banjir Jakarta untuk 3 bulan ke depan makin membuat kita sigap dan siaga menghadapi bencana tersebut.
Rujukan:
Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…
Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…
Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…
Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…
Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…
Leave a Comment