Categories: Analisa

Mari Memperbaiki Arah Kiblat Pada Tanggal 16 Juli 2014

Dalam suasana bulan Ramadhan 1435 Hijriah yang penuh berkah dan ampunan. Kita umat Islam dianjurkan untuk terus memperbaiki diri kita dan lingkungan tempat untuk menjadi lebih baik. Dalam upaya memperbaiki diri ini, memperbaiki arah kiblat merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk kesempurnaan ibadah shalat kita. Bertepatan dengan bulan ramadhan kali ini, Allah SWT telah memberikan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki arah kiblat menggunakan metode bayangan matahari. InsyaAllah tanggal 16 Juli 2014 pukul 16.27 WIB (12:27 waktu Saudi) matahari akan tepat berada di atas Ka’bah. Fenomena matahari di atas Ka’bah ini terjadi 2 kali dalam setahun yaitu tanggal 28 Mei pukul 16.18 WIB dan 16 Juli pukul 16.27 WIB untuk tahun biasa dan untuk tahun kabisat harus dikurangi satu hari.

Koreksi arah kiblat ini dilakukan untuk Mesjid, Surau dan Rumah yang belum pernah dilakukan perbaikan arah kiblat. Apabila tahun lalu atau bulan Mei lalu sudah pernah dilakukan maka tidak perlu dilakukan lagi.

Selain menggunakan bayangan matahari, kita juga bisa memperbaiki atau mengkoreksi arah kiblat menggunakan metode lain, selengkapnya pernah saya tulis di link ini https://www.ibnurusydy.com/metode-menentukan-arah-kiblat/

Apabila kita berada di Masjidil Haram, maka kita bisa langsung menghadap ke Ka’bah. Apabila kita berada sangat jauh dari Ka’bah maka untuk menghadap pas betul ke Ka’bah agak sulit karena bergeser 1 derajat saja, maka akan bergeser sekitar 100 km di kawasah Mesjidil Haram. Kalaupun tidak mungkin menghadap ke Mesjidil Haram, setidaknya kita menghadapi ke negara Arab Saudi dan bukan ke negera lain. Pada gambar di bawah ini dapat dilihat bahwa arah kiblat yang betul adalah menghadap ke Barat Laut atau azimut 292° dari utara geografi dan bukannya mengadap ke arah Barat azimut 270°. Apabila arah kiblat mesjid, rumah dan surau tempat kita tinggal menghadap ke Barat maka selama ini kita shalat menghadap ke Somalia.

Garis warna Hijau menunjukkan arah kiblat yang betul (Barat Laut) dan Garis Merah menunjukkan arah kiblat yang salah (Arah Barat)

Apabila penentuan arah kiblat menggunakan metode kompas magnet, maka arah kiblat harus di tambah 1° karena nilai deklinasi medan magnet di provinsi Aceh dan sekitar sumatra adalah -1°. Untuk menujuk arah kiblat, kompas harus diarahkan ke arah azimut 293°. Untuk mengenal lebih lanjut tentang medan magnet bumi, silahkan baca artikel di link ini https://www.ibnurusydy.com/medan-magnet-sebagai-perisai-bumi/

Arah Kiblat Menggunakan Bayangan Matahari

Untuk melakukanperbaikan arah kiblat menggunakan metode Bayangan Matahari ini bisa dilakukan dengan bantuan Tongkat dan unting-unting. Caranya seperti diilustrasikan oleh gambar di bawah ini.

Menentukan Arah Kiblat Menggunakan Metode Bayangan Matahari

Penggunaan tali dan bandul sangat efisien karena talinya akan sangat tegak lurus dan akan menghasilkan arah kiblat yang sangat akurat namun harus dipastikan bahwa talinya harus besar (>1 cm) untuk memastikan terbentuknya bayangan. Karena apabila talinya terlalu kecil, ditakutkan bayangannya tidak begitu nampak. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menancapkan tiang namun harus dipastikan bahwa tiang tersebut betul-betul tegak lurus sehigga bayangan yang dihasilkan akurat.

Selain menggunakan tongkat dan unting-unting yang diikatkan ke tali, bayangan matahari yang terbentuk karena banggunan mesjid, surau, benda tegak lainnya juga bisa menjadi pedoman dalam menentukan arah kiblat. Apabila arah kiblat sudah selesai dipastikan, maka mesjid yang arah kiblat keliru tidak perlu dirubah bentuk bangunannya tapi cukup merubah arah shaf shalat yang berada di dalam mesjid.

Metode penentuan kiblat menggunakan bayangan matahari bisa digunakan oleh seluruh negara yang bisa melihat matahari ketika matahari tepat berada di atas ka’bah.

Negara Mana Saja Yang Bisa Menggunakan Metode ini?

Hampir semua wilayah di Indonesia bisa menggunakan metode bayangan matahari untuk memperbaiki arah kiblat. Hampir semua negara di dunia juga bisa menggunakan metode ini kecuali beberapa negara di samudra pasifik, dan sebagian besar negara di benua Amerika. Gambar di bawah ini menunjukkan peta negara yang bisa menggunakan metode bayangan matahari untuk memperbaiki arah kiblat.

Negara-negara yang bisa menentukan arah kiblat pada waktu tersebut (sumber: http://www.republika.co.id)

Semoga pada tanggal 16 Juli 2014 ini dengan momen bulan Ramadhan, kita bisa memperbaiki dan mengkoreksi arah kiblat kita masing-masing. Semoga artike memperbaiki arah kiblat menggunakan bayangan matahari ini bermanfaat.

Wassalam,

Ibnu Rusydy

Ibnu Rusydy

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta, pelajar dan pengajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658). Apabila menyukai artikel yang saya tulis, silahkan sebarkan ke kawan-kawan anda.

Leave a Comment
Published by
Ibnu Rusydy

Recent Posts

Patahan Baribis Yang Mengancam Jakarta (Bagian I)

Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…

1 year ago

Gempa bumi Dangkal di Myanmar, Bagaimana Bisa Terjadi?

Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…

1 year ago

Ancaman Tsunami 20 meter di Selatan Jawa, Ini Fakta Ilmiahnya

Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…

6 years ago

Sejarah Perubahan Iklim Jutaan Tahun Lalu, Bagaimana Mengetahuinya? (Seri 1)

Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…

6 years ago

Perubahan Iklim; Yuk Kita Lihat Suhu Bumi Sejak 65 Juta Tahun Lalu

Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…

6 years ago

Uji Pengetahuanmu Tentang Banjir, Mari Bermain Quiz!

Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…

6 years ago