Hasil pengamatan Gunung api Seulawah Agam yang dilakukan oleh petugas selama 24 jam x 7 hari selalu dilaporkan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang berada di Bandung. Apabila ada peningkatan aktifitas di atas normal maka PVMBG akan menaikkan status Gunungapi Seulawah Agam. Karena beberapa hari terakhir terjadi peningkatan status satu tingkat dan untuk memberikan pemahaman yang sama tentang status Gunung api Seulawah Agam, makanya saya ingin berbagai tulisan ini supaya kita faham tentang status gunung api dan kawasan rawan bencana gunung api.
Semenjak peningkatan status Gunung api Seulawah Agam dari Normal menjadi Waspada, banyak masyarakat yang tinggal di sekitar gunung api menjadi was-was dan takut. Untuk meluruskan pemahaman masyaraakat tentang status gunung api tersebut, berikut ini ada penjelasan tentang level/tingkat status gunung api berdasarkan pedoman dari PVMBG.
Setelah melihat tahap/level gunung api, maka Seulawah Agam yang berstatus Waspada masih jauh dari bahaya dan masih aman. Dihimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan dekat dengan gunung api untuk melakukan aktifitas seperti biasanya namun kepada kepala desa dan pemuda kampung sangat diharapkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Pos Pengamatan Gunung api, Pihak Kecamatan dan TNI/Polri.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada tahun 2007 telah membuat Peta Kawasan Rawan Bencana letusan/erupsi gunung api Seulawah Agam, Peut Sangoe, Burni Telong untuk provinsi Aceh dan beberapa gunung api yang ada di Indonesia. Mereka membagi Kawasan Rawan Bencana (KRB) tersebut ke dalam 3 (tiga) kategori seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Peta Kawasan Rawan Bencana erupsi Gunung api Seulawah Agam (Sumber: PVMBG, 2007)
Keterangan warna dan pembagian kawasan rawan bencana gunung api Seulawah Agam
Peta yang anda lihat ini merupakan peta dugaan aliran lava, lahar, awan panas, hujan debu, lontaran batu bijar segala material yang keluar dari dalam gunung api apabila Gunung api Seulawah Agam Meletus. Pada peta KRB di atas, kawasan yang rawan terhadap bencana letusan gunung api dibagi menjadi 3 kawasan. Keterangan masing-masing warna dan lingkarang dapat dilihat pada gambar disampingnya. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang apa yang harus dilakukan sebelum, ketika dan sesudah letusan gunung api, saya menyarankan kawan-kawan membaca tulisan tentang Tips menghadapi bencana gunung api dan upaya mitigasi gunung api Peut Sagoe.
Semoga informasi Kawasan rawan bencana Seulawah Agam ini bermanfaat bagi kita semua dan dengan mengenal bencana kita bisa hidup berbarengan dengan bencana alam.
Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…
Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…
Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…
Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…
Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…
View Comments
terimakasih, dengan mengenai zona2 bencana maka kita dapat meminimalisir korban
Sama2 pak, Semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat untuk kita semua...
Tks pan, Izin copas PETA kawasan rawan bencana,
Dipersilahkan untuk dicopas,,,
Seulawah Agam, menyimpan keduanya. Potensi bencana yang hadir akibat gunung api aktif dan pontensi energi geothermal yang bisa dimanfaatkan untuk meng-generate listrik bagi kesejahteraan masyarakat.
Iya betul sekali Bung Irsamukhti, Seulawah punya sisi positif berupa energi panas bumi untuk listrik dan lain2 serta sisi negatif berupa bahaya letusan gunung api.
Apakah jalur transportasi Banda Aceh - Medan yang selama ini melintasi lereng seulawah, termasuk kategori berbahaya dilintasi apabila terjadi letusan. Saya kira Pemda harus memikirkan jalur alternatif. Karena bencana bisa datang kapan saja.