Kebakaran akibat gempa Kobe 1995 (Sumber: http://www.japantimes.co.jp)
Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang kerusakan yang disebabkan oleh gempa yang berupa tanah longsor, Likuifaksi, dan Amplifikasi, pada tulisan lanjutan ini, saya akan membahas tentang kerusakan yang disebabk oleh gempa bumi berupa Kebakaran, Tsunami dan Penyakit Menular. Ketiga jenis kerusakan ini merupakan bencana ikutan setelah gempa bumi terjadi.
Hampir semua negara maju sudah memiliki sistem jaringan pipa untuk memasok gas ke rumah-rumah penduduk, perhotelan, restoran, perkantoran dan lain sebagainya. Sistem ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat di negara maju.
Jaringan gas yang sudah sangat bagus ini bisa menjadi bencana ikutan setelah gempa bumi terjadi. Ya,, kebakaran akibat rusaknya pipa akibat gempa bumi yang melanda kota tersebut.
Kejadian kebakaran setelah gempa bumi, sudah pernah terjadi di beberapa kota besar. Gempa San Fransisco tahun 1906 merupakan salah satu contoh kejadian kebakaran akibat gempa bumi.
Kebakaran akibat gempa Kobe 1995 (Sumber: http://www.japantimes.co.jp)
Selain itu, gempa bumi jepang di Kobe tahun 1995 juga telah menyebabkan kebakaran yang sangat dashyat. Kerusakan akibat kebakaran ini jauh lebih besar dibandingkan dengan kerusakan akibat gempa bumi itu sendiri.
Sebagian besar kejadian tsunami disebabkan oleh gempa bumi dengan magnitudo yang besar, dangkal dan mekanisme patahan naik atau turun.
Tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 merupakan kejadian tsunami yang paling dahsyat di abad ke 21.
Proses kejadian tsunami akibat gempa bumi
Dalam website ini sendiri, ada sekitar 17 artikel yang membahas tentang kejadian tsunami di seluruh dunia. Para pembaca dapat mengklik link Artikel Tsunami, untuk membacanya.
Artikel tsunami yang menarik untuk dibaca antara lain.
Tsunami Aceh 2004
Penyakit menular merupakan dampak bencana ikutan gempa bumi yang dapat terjadi dalam waktu yang lama.
Berbeda dengan kebakaran yang mungkin terjadi beberapa jam atau hari setelah gempa bumi, namun penyakit menular bisa terjadi 1 minggu setelah gempa bumi sampai berbulan-bulan.
Oleh sebab itu, penanganan korban gempa bumi dan efek dari gempa bumi harus dilakukan secara teliti dan komprehensif sehingga tidak timbulnya wabah penyakit akibat, tercemarnya air, bocornya limbah pabrik, limbah nuklir, wabah dari korban yang meninggal, dan lain sebagainya.
Semoga artikel yang ber-Seri ini bermanfaat dan menambah wawasan ilmu bencana alam bagi kita.
Gempa bumi dangkal yang bersumber dari patahan di darat kembali terjadi di Myanmar pada tanggal…
Pada tanggal 28 Maret 2025, sebuah gempa bumi yang bersumber dari patahan dangkal di darat…
Sebagai sebuah negara yang berada di posisi "ring of fire" kesiapsiagaan kita menghadapi bencana gempa…
Beberapa objek yang digunakan oleh peneliti untuk mempelajari iklim masa lalu (purba), Sumber gambar dari…
Menurut para geologist, bumi tempat kita tinggal telah berumus 4,56 milyar tahun. Dalam perkembangannya, bumi…
Sebagai negara yang beriklim tropis, kita memiliki intensitas curah hujan yang cukup tinggi. Intensitas curah…
Leave a Comment