Gempa Bumi - Part 2

Mengapa Gempa Bumi menimbulkan Tsunami?

Tsunami merupakan proses akibat terjadinya gempa pada kedalaman fokus yang dangkal, dimana sebagian besar energi terlepas ke kolom air laut di atasnya.

Gempa bawah laut merenggutkan massa besar air laut dalam satu hentakan kuat. Gelombang balik air menerjang dengan kecepatan hingga 800 km/jam.

Pada saat mendekati pantai, gelombang melambat namun mendesak ke atas, menghempas ke daratan, dan menghancurkan apapun di belakang pantai.

Tsunami Aceh yang dipicu oleh gempa bumi 26 Desember tersebut menghantam hampir seluruh pesisir Provinsi NAD dengan kerusakan terparah melanda Banda Aceh hingga pantai barat Sumatera Utara.

Terjangan gelombang menunjukkan arah relatif tegak lurus garis pantai. Pola kerusakan sejajar garis pantai dengan gradasi kerusakan melemah tegak lurus menjauhi pantai.

Tingkat kerusakan pada kawasan perkotaan dan/atau pedesaan dibedakan menjadi hancur total, rusak berat, sedang, dan ringan.

Berdasarkan sejarah gempa bumi, kemungkinan terjadinya tsunami di Aceh sangatlah besar.

Beberapa ratus tahun lalu, tsunami pernah melanda Aceh, selengkapnya bisa membaca artikel saya tentang sejarah tsunami 2000 tahun lalu di Aceh.

Mengapa Banyak Korban?

Karakteristik gempa bumi yaitu tidak dapat dicegah dan peristiwanya sangat mendadak dan mengejutkan. Bangunan yang ada belum menerapkan sistem bangunan ramah gempa.

Masyarakat tidak banyak memiliki pengetahuan tentang kegempaan. Jika terjadi di daerah graben (misalnya Banda Aceh) yang lapisan batuannya tersusun oleh aluvium belum memadat di bagian atas, batu gamping di bawah permukaan, dan breksi vulkanik di bawah permukaan.

Apa yang harus dilakukan oleh masyarakat?

Mengenali lingkungan sekitarnya bahwa tempat tinggalnya rawan bencana gempa bumi.

Masyarakat diberikan pengetahuan yang akan lebih bermanfaat ketika terjadi bencana daripada menunggu informasi yang dimunculkan oleh lembaga yang berwenang.

Masyarakat akan selalu penuh dengan kewaspadaan. Untuk tingkat desa, masyarakat desa bisa Membentuk Desa Siaga Bencana.

Persiapan Sebelum Gempa Terjadi

Sebenarnya gempa yang kerap terjadi di tempat kita tidaklah berbahaya dan membunuh namun runtuhan bangunan, longsor dan tsunami lah yang membunuh.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi bencana alam gempa bumi, berikut ini ada beberapa cara agar selamat dari gempa bumi menuju SafeSteps.Com.

tas siaga bencana
Sumber gambar: safesteps.com
jalur evakuasi
Sumber gambar: safesteps.com
  • Mengikat lemari, rak piring dan segala perabotan ke dinding, hal ini dilakukan agar ketika gempa bumi terjadi, barang-barang anda tidak jatuh menimpa anda.
persiapan sebelum gempa
Sumber gambar: safesteps.com
  • Siapkan alat pemadam api ringan.
alat pemadam api ringan
Sumber gambar: safesteps.com

Persiapan Ketika Gempa Terjadi

Ketika gempa bumi terjadi, berusahalah untuk tetap tenang agar bisa berpikir jernih.

Jangan ikut panik karena akan membuat keadaan semakin kacau.

Dengan bersikap tenang, anda akan tahun langkah penyelamatan diri seperti apa yang harus dilakukan.

Ketika Gempa di Dalam Rumah

Lakuran hal berikut ini apabila ketika gempa terjadi anda sedang berada di dalam rumah;

  • Menjauh dari jendela kaca dan benda-benda lain yang kemungkinan bisa jatuh.
gempa dalam rumah
Sumber gambar: safesteps.com
  • Apabila terjadi kebakaran, gunakan alat pemadam api ringan.
kebakaran akibat gempa
Sumber gambar: safesteps.com
  • Pastikan semua pintu terbuka, untuk memudahkan anda keluar dari ruangan
persiapan sebelum gempa
Sumber gambar: safesteps.com

Bagaimana kalau anda sedang berada di tempat tidur?