Belajar Dari Youtube (Gempa Bumi)

60 Flares Twitter 13 Facebook 42 Google+ 4 LinkedIn 0 Pin It Share 0 Email -- Reddit 0 StumbleUpon 1 60 Flares ×

Melanjutkan seri tulisan Belajar Dari Youtube sebelumnya, kali saya ingin menampilkan beberapa video yang juga dari Youtube yang dibuat oleh IRIS (Incorporated Research Institutions for Seismology). Beberapa video yang akan saya tampilkan pada tulisan ini adalah video tentang Gempa bumi. Gempa bumi sering didefinisikan sebagai kejadian alami berupa goncangan, gerakan atau getaran tanah yang diakibatkan oleh adanya patahan atau sesar akibat aktivitas tektonik dan letusan gunungapi. Bagaimana terjadinya gempa bumi, kawan-kawan bisa baca tulisan sebelumnya disini.

Mengenal Mekanisme Fokal

Setelah gempa bumi terjadi, para seismologis (ahli gempa bumi) akan memplotkan Mekanisme Fokal gempa bumi untuk mengetahui bentuk mekanisme sumber gempa bumi. Apa yang dimaksud dengan Mekanisme Fokal, silahkan simak video dan penjelasan saya di bawah video berikut.

Mekanisme fokus (Focal Mechanism) merupakan penggambaran deformasi inelastis sumber gempa sehingga menghasilkan getaran/seismisitas. Mekanisme fokus ini sangat berhubungan dengan orientasi bidang sesar yang bergeser dan slip vektor-nya atau sering dikenal solusi bidang patahan. Hasil plot mekanisme fokus berasal dari gelombang P (primer/pressure wave) yang teramati setelah gempa terjadi.

Mengenal Magnitud Gempa Bumi

Seismometer untuk mengukur besaran atau magnitudo gempa pertama sekali dikembangkan oleh Richter pada tahun 1930-an. Pengukuran besaran gempa menggunakan skala Richter berdasarkan amplitudo gelombang gempa yang terekam pada seismogram dan jarak stasiun pengamat terhadap sumber gempa.

Sekarang ini para ahli seismologis telah membuat alat seismometer yang jauh lebih sensitif dan canggih dari sebelumnya. Seismometer saat ini memungkinkan untuk merekam dan mentafsirkan data spektrum dan gelombang gempa lebih luas dan detail. Saat ini skala Richter sudah jarang digunakan karena Skala Kekuatan/magnitud Momen (moment magnitude scale/MMS) memberikan hasil lebih akurat. Skala MMS pertama kali diperkenalkan pada tahun 1979 oleh Hiroo Kanamori dan Tom Hanks. MMS mengukur “seismic moment” yang menunjukkan seberapa besar energi yang dilepaskan untuk menghasilkan gempa berdasarkan hasil rekaman di alat seismometer sebagaimana video yang ada di atas.

Semoga video animasi gempa bumi di atas bisa menambah ilmu para pembaca setia blog Melek Bencana tentang Mekanisme Fokus dan Skala Gempa.

Tidak ingin ketinggalan informasi bencana alam? Setiap ada artikel baru, langsung dikirim ke email, Daftarkan E-mail anda sekarang juga disini, GRATIS....!!!

Setelah mendaftar, silahkan cek Inbox email anda dan klik link yang kami kirim untuk konfirmasi

Delivered by FeedBurner

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Saya Ibnu Rusydy, Pecinta dan pelajar Ilmu Kebumian yang lahir di Aceh-Indonesia. Saat ini saya tergabung dalam Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Komisaris Wilayah Aceh (id: IBN-RUSYD-150) dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Pengurus Daerah Aceh (Npa: 4658).